Halaman

    Social Items

Pengemudi Ojek Daring Babak Belur Diserang Remaja di BSD - de Marjuki (24), pengemudi ojek online Grab jadi korban pengeroyokan kawanan remaja di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (13/1/2018) malam.

Remaja nakal berjumlah enam orang menghajar Ade Marjuki dan membuat korban babak belur.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander mengatakan, saat kejadian korban sedang menunggu orderan di lokasi kejadian.

Pengemudi Ojek Daring Babak Belur Diserang Remaja di BSD

Pengemudi Ojek Daring Babak Belur Diserang Remaja di BSD
Pengemudi Ojek Daring Babak Belur Diserang Remaja di BSD

"Sepeda motor milik korban yang sedang terparkir didekati seseorang, lalu dia menanyakan maksud dan tujuan orang tersebut mendekati motornya," ujar Alex kepada Warta Kota di Mapolres Tangerang Selatan, Minggu (14/1/2018).

Tak terima ditanyai oleh sang driver, tiba - tiba seorang pelaku malah memukuli korban. Dan datang teman - temannya yang lain ikut mengeroyoknya.

Akibat kejadian tersebut, korban yang merupakan warga asal Kp. Kandang RT. 04/ RW 02, Cisauk Tangerang ini pun mengalami luka robek di bagian pelipis mata sebelah kiri. Korban yang motornya ikut dirusak oleh para pelaku itu kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tangsel.

Polisi yang bergerak cepat berhasil mengamankan para pelaku. Tersangka yang diamankan di antaranya PM (15), RM (15), RJS (15),DS (14), D (15),dan L (17).

"Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Kami akan memanggil orangtua para pelaku," kata Alexander.(Berita Tangsel)

Pengemudi Ojek Daring Babak Belur Diserang Remaja di BSD

Wanita Muda Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan - Seorang perempuan tega membunuh bayinya yang baru saja dilahirkan dengan cara sadis pada Jumat, 12 Januari 2018. Setelah itu, pelaku bernama Yuni (22) langsung membuangnya ke tempat sampah.

Perbuatan keji tersebut dilakukan saat pelaku bekerja di salah satu rumah makan di kawasan Pondok Aren. Lalu pada saat jam istirahat, Yuni naik ke lantai 3 rumah makan tersebut dan berusaha menggugurkan kandungannya.

Wanita Muda Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan

Wanita Muda Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan
Wanita Muda Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan

Pelaku menggunakan minyak kayu putih untuk mengurut perutnya agar bayinya keluar atau lahir paksa.

"Karena pada saat itu usia kandungannya baru 7 bulan lebih," tutur Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto, Tangsel, Selasa (16/1/2018).

Menurut dia, ketika lahir, bayi tersebut masih hidup. Namun, pelaku langsung mengambil pisau untuk membunuh bayi yang baru dilahirkannya. Setelah memastikan bayinya tewas, pelaku membungkusnya dengan kantong keresek hitam dan membuangnya ke tempat sampah rumah makan tempatnya bekerja.

Lalu keesokan harinya, Yuni tidak bisa bekerja lantaran mengaku sakit. Oleh pemilik rumah makan, Yuni dibawa ke rumah sakit. Dari sanalah diketahui wanita muda yang baru 1,5 bulan meninggalkan daerah asalnya di Nusa Tenggara Timur (NTT), baru saja melahirkan.

"Dokter yang menanganinya menghubungi petugas kepolisian, sebab dari pemeriksaan rahim, yang bersangkutan baru saja melahirkan," tutur Fadli.

Wanita Muda Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan
Wanita Muda Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan

Kepada polisi, Yuni mengakui sudah melahirkan dan membunuh anaknya. Kemudian jasad anaknya dibuang ke tempat sampah rumah makan tempatnya bekerja.

Fadli mengatakan pelaku masih shock. Kondisi kejiwaannya pun akan dicek dengan pemerikaaan psikolog. Polisi pun masih menyelidiki keberadaan suami atau pasangan pelaku, sebab pelaku sampai di Tangerang Selatan sudah dalam keadaan hamil 6 bulan.

"Untuk motif, pasangan atau suaminya, masih terus kami selidiki. Yang pasti dia tidak menginginkan lahirnya bayi tersebut," kata Fadli.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.

(Berita Tangsel)

Wanita Muda Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan

Jalur Koridor BRT Trans Tangerang Diperpanjang 3 Kilometer - Awal 2018, Jalur koridor I BRT Trans Tangerang akan diperpanjang sampai PT Gajah Tunggal, Jatake, Kota Tangerang. Dinas Perhubungan (Dishub) setempat pun telah melakukan uji coba terhadap perpanjangan jalur tersebut.

Untuk saat ini jalur koridor I BRT Trans Tangerang berangkat dari Terminal Poris Plawad - Terminal Cimone dan berakhir di GOR Gandasari Jatiuwung saja.

Jalur Koridor BRT Trans Tangerang Diperpanjang 3 Kilometer

Jalur Koridor BRT Trans Tangerang Diperpanjang 3 Kilometer
Jalur Koridor BRT Trans Tangerang Diperpanjang 3 Kilometer

Rohman mengatakan, perpanjangan jalur ini sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang menikmati transportasi publik. "Jadi mulai 1 Januari 2018 jalur koridor 1 diperpanjang sampai dengan Jatake Gajah Tunggal. Jalur perpanjangannya kurang lebih 3 kilometer," ujarnya di Terminal Cimone, Senin (1/1/2018).

Tak hanya itu, dengan diperpanjangnya jalur koridor 1 ini, nantinya Dishub Kota Tangerang juga akan menambahkan 4 halte. Yakni, depan Komplek Batalyon 203 arah Jatake dan arah Cimone, Perumahan Pacifik dan Simpang Gajah Tunggal arah Cimone.

"Pokoknya mobilnya dipersiapkan 10 armada, terus haltenya yang semula hanya 20 nanti jadi 24 halte," kata Saeful.

Lalu per 1 Januari juga, tarif untuk penumpang yang menggunakan jasa BRT Trans Tangerang akan dikenakan biaya sebesar Rp 2.000.

Berdasarkan catatan Dishub setempat, penumpang tahun 2017 menempati angka 242.997 dan didominasi oleh penumpang umum. Sementara pelajarnya hanya 9 sampai 10 persen dari jumlah tersebut.

"Melalui perpanjangan jalur ini juga diharapkan peminat dan penumpang akan bertambah," papar Saeful.

(Berita Tangsel)

Jalur Koridor BRT Trans Tangerang Diperpanjang 3 Kilometer

Wali Kota Tangerang Minta Kemenhub Tambah Akses KRL - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berkirim surat kepada Menteri Perhubungan untuk meminta perpanjangan akses kereta rel listrik (KRL) hingga ke area perbatasan antara kota dengan kabupaten Tangerang. Hal ini mengingat saat ini masyarakat kota dan kabupaten banyak memilih KRL sebagai alat transportasi.

"Sekarang masyarakat kota dan kabupaten Tangerang kalau naik kereta harus ke stasiun Tangerang, jadi kalau akses KRL-nya diperpanjang bisa mengurangi kepadatan di stasiun yang ada di kota," kata Arief, Selasa (2/1/2018).

Wali Kota Tangerang Minta Kemenhub Tambah Akses KRL

Wali Kota Tangerang Minta Kemenhub Tambah Akses KRL
Wali Kota Tangerang Minta Kemenhub Tambah Akses KRL
Selain perpanjangan akses KRL, pihaknya juga meminta ditambahnya jalur Transjakarta koridor 13 yang saat ini baru sampai area Puribeta Ciledug bisa sampai ke terminal Poris Plawad. Karena, dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas jalan Ciledug menuju Jakarta Selatan.

"Nanti masyarakat yang menggunakan koridor 13 bisa beralih moda transportasi di Terminal Poris Plawad," tutur Arief.

Untuk saat ini, Arief pun mengaku menyambut baik bila saat ini Kereta Bandara melewati dan berhenti di Stasiun Batuceper. Sehingga, bila warganya ada yang akan ke Bandara Soekarno Hatta bisa menumpang kereta tersebut.

"Jadi kalau yang naik kereta bisa turun di stasiun Batuceper terus dan yang naik bus turun di Terminal Poris Plawad, yang letaknya berseberangan," kata Arief.

Arief mengungkapkan harapannya agar dengan ditambahnya pilihan transportasi yang telah disediakan oleh pemerintah pusat sebagai alternatif bagi masyarakat yang akan menuju bandara.

"Kalau yang tadinya naik mobil macet dan kalau yang dari Tangerang harus masuk perimeter, sekarang tinggal naik kereta dari Stasiun Batuceper," ujar dia.

Rute kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan melewati Stasiun Manggarai-Stasiun Sudirman baru (BNI City)-Stasiun Duri-Stasiun Batu Ceper-Stasiun Soekarno-Hatta, dan begitupun sebaliknya dari arah bandara.

Namun, untuk tahap awal KA bandara baru melayani naik turun penumpang dari 3 stasiun yaitu Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Stasiun Batu Ceper dan Stasiun Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

(Berita Tangsel)

Wali Kota Tangerang Minta Kemenhub Tambah Akses KRL

Polisi Tangkap Perampok Spesialis Ruko - Polisi Tangkap Perampok Spesialis Ruko yang sering beraksi di area Jabodetabek. Satu di antara pelaku tewas ditembak petugas karena melawan saat akan diamankan.

Penangkapan tersebut bermula dari laporan pemilik ruko di Tangcity Bussines Park ke Polsek Tangerang, di mana seluruh laptopnya ludes dicuri dengan kondisi pintu ruko rusak dicongkel. Dari sana lah petugas memburu para pelaku.

Polisi Tangkap Perampok Spesialis Ruko

Polisi Tangkap Perampok Spesialis Ruko
Polisi Tangkap Perampok Spesialis Ruko


"Dimulai dari penangkapan penadah yakni Anang yang mengaku membeli dari penadah lain yakni Pujo Untoyo,"ujar Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Harry Kurniawan, Senin (15/1/2018).

Pengejaran terhadap Pujo Untoyo pun dilakukan sampai ke Bandara Adi Sumarmo Solo, kedua penadah barang curian laptop tersebut diamankan polisi. Total ada 5 unit laptop hasil curian yang diamankan polisi dari dua tersangka tersebut, sementara 2 lainnya sudah dijual melalui website jual beli online.

"Ternyata total 7 laptop hasil curian ini oleh tersangka Pujo Untoyo ini dibeli dari tersangka Solihin alias Noin yang juga kami amankan di Pondok Cabe Tangerang Selatan," kata Harry.

Pelaku Solihin ini mengaku membelinya dari Edi Juaedi. Pada saat diamankan, Edi mengaku laptop tersebut adalah hasil pencurian yang dilakukan oleh tiga pelaku lain.

"Ya dari keterangan Edi, dia melakukannya tidak sendiri. Melainkan dengan Supardi alias Dede, Ujang dan Yadi," tutur Harry.

Akhirnya Supardi diamankan di daerah Jatisampurna Bekasi. Namun, pada saat akan mengembangkan penangkapan ke pelaku Ujang dan Yadi di daerah Marunda Jakarta Utara, pelaku Edi dan Supardi berusaha kabur yang akhirnya diganjar timah panas di masing-masing paha mereka.

Beberapa hari kemudian, Ujang ditangkap. Namun, Ujang tewas didor petugas saat akan diamankan di pinggir Jalan Perumahan Jakarta Garden City, Cakung Jakarta Timur.

"Pelaku ini saat akan ditangkap langsung melawan dengan mengeluarkan badik dan nyerang petugas," kata Harry.

Pelaku pun tewas dalam perjalanan ke rumah sakit terdekat. Kini, jasad pelaku masih berada di kamar jenazah RSUD Tangerang.

Dari tangan pelaku, selain laptop, polisi mengamankan barang bukti lainnya. Seperti mobil Xenia dengan nompol B 2655 KVF, linggis, obeng, kunci letter T, kunci letter L, kunci, gergaji besi, martil, tang dan sajam jenis badik. (Berita Tangsel)

Polisi Tangkap Perampok Spesialis Ruko